BANDUNG, KOMPAS.com — Sangat membanggakan, tim robot dari Indonesia berhasil menjuarai kompetisi robot Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest di Hartford, Connecticut, AS, 9-10 April 2011.
Tidak tanggung-tanggung, semua robot yang dikirim oleh Institut Teknologi Bandung, Universitas Gajah Mada, dan UNIKOM berhasil menggondol gelar juara. "Semua robot perwakilan Indonesia juara semua. Membanggakan," tulis Kusprasapta Mutijarsa, pembimbing tim robot dari ITB, dalam akun Twitter miliknya, @kusprasapta.
Tiga robot buatan mahasiswa
UNIKOM, Bandung, yang mewakili Indonesia untuk kategori RoboWaiter menang pada hari pertama. Robot DU99 RWE juara pertama untuk level advanced serta juara pertama dan meraih posisi kedua pada level standar.
UNIKOM, Bandung, yang mewakili Indonesia untuk kategori RoboWaiter menang pada hari pertama. Robot DU99 RWE juara pertama untuk level advanced serta juara pertama dan meraih posisi kedua pada level standar.
RoboWaiter dalam kompetisi ini merupakan kategori robot yang dirancang menjalankan aktivitas simulasi membantu manusia. Dua robot buatan mahasiswa ITB yang mewakili jenis robot berkaki (legged robot) meraih kemenangan pada hari kedua. Kedua robot yang diberi nama Zarqun dan ASA masing-masing juara pertama dan meraih posisi kedua untuk kategori Walking Robot.
Sementara itu, dua robot buatan mahasiswa UGM yang mewakili Indonesia di kategori Senior Wheeled Robot juga meraih juara. Dua robot beroda yang diberi nama Koplax dan Iron masing-masing juara pertama dan meraih posisi kedua.





sebenrnya orang indonesia itu pinter-pinter tapi gak mau wat memanfaatkannya. ntu terbukti pada lomba-lomba pasti da perwakilan dari indonesia yang juara
BalasHapusmakanya kita harus bangga jadi warga negara indonesia
hidup merah putih.....
Sip,, mas bro... hidup merah putih..
BalasHapusteruslah berkarya..........
Karya-karya dari beberapa mahasiswa pada berbagai Universitas yang dapat mengharumkan nama Bangsa kita di mata dunia sangatlah membanggakan.Sebenarnya banyak anak bangsa ini yang pintar dan tidak kalah saing dengan bangsa lain yang jauh lebih maju.Namun karya-karya yang mereka hasilkan terkadang kurang mendapatkan apresiasi dari pemerintah sehingga kebanyakan dari mereka mengabdikan ilmunya di negeri orang.Sungguh sangat disayangkan potensi yang seharusnya menjadi penggerak majunya bangsa diambil alih oleh bangsa lain.Mungkin ini semua mampu dijadikan pelajaran bagi pemerintah untuk lebih memberikan apresiasinya kepada para pahlawan muda bangsa.
BalasHapusKarya-karya yang dihasilkan oleh anak bangsa diantaranya para mahasiswa sangatlah membanggakan.Namun kurangnya apresiasi dari pihak pemerintah tak sedikit membuat para ilmuwan Indonesia mengabdikan ilmunya di negara lain.Sungguh disayangkan.Namun itu adalah potret nyata di Indonesia kita ini.
BalasHapusSungguh membanggakan anak negeri kita ini. Yang seharusnya kita sadari sejak dulu keberadaannya. Anak negeri yang luar biasa, punya kreatifitas tinggi, semangat juang yang besar, pemikiran yang kreatif sehingga menghasilkan suatu karya yang membanggakan. Yah, semoga artikel ini menjadi suatu motifasi anak negeri khususnya mahasiswa untuk setidaknya mengikuti jejak mereka.
BalasHapusUntuk robot UNESA, di tunggu kemenangannya^^,
iya memang orang indonesia pinter2, tp susah untuk menggeraknnya karena masih ada rasa malas yang melekat pada org indonesia....
BalasHapusiya memang org indonesia pinter2, tp susah untuk menggeraknnya karena masih ada sifat malas yang melekat pada dirinya...
BalasHapusiya memang org indonesia pintar2, tp susah untuk menggerakannya karena masih ada sifat malas pada dirinya...
BalasHapus